Background Color:
 
Background Pattern:
Reset
News
99 Most Powerful woMen Issue

Dewi Aryani, 39, is an outspoken parliamentarian at the House’s Commission VII overseeing energy policies. She is the country’s first female PhD in energy, graduating cum laude from the University of Indonesia in August. Dewi is deputy chairman at the Indonesian Chamber of Commerce and Industry’s (Kadin) permanent committee on oil and gas. She represents the University of Indonesia as its ambassador for bureaucracy reform. She has gained prominence during debates on the nation’s fuel quota system as a member of the opposition Indonesian Democratic Party of Struggle (PDI-P). She is also an author, composer and singer.

Read more...

Dewi Aryani Persembahkan Puisi Untuk Presiden Baru Indonesia

Jelang pengumuman resmi KPU mengenai Pilpres 2014, Dewi Aryani, anggota DPR RI Komisi VII dari Fraksi PDI Perjuangan mempersembahkan puisi yang ditujukan untuk presiden Indonesa baru. Dewi, yang juga merupakan salah satu Tim Sukses pasangan capres-cawapres no 2 ini aktif menulis puisi yang dimuat di berbagai media baik lokal maupun nasional

Read more...

Dewi Aryani: Penghematan BBM Tak Sekedar Pengurangan Subsidi

Anggota Komisi IX DPR RI, Dewi Aryani mengatakan bahwa penghematan Bahan Bakar Minyak (BBM) tidak hanya sekedar pengurangan subsidi saja yang menyebabkan wacana penghematan BBM yang tidak berjalan selama ini. Dewi Aryani justru menilai selama ini pemerintah belum bisa membuat skala prioritas penataan pembangunan terutama bagaimana menempatkan energi sebagai sektor paling strategis (leading sector) sebagai mesin penggerak roda pembangunan

Read more...

Dewi Aryani : Hapus Subsidi BBM Langgar Konstitusi

Anggota Komisi VII (Bidang Energi) DPR RI Dewi Aryani menyatakan penghematan bahan bakar minyak tidak sekadar pengurangan subsidi BBM, apalagi sampai meniadakannya dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). "Bertahun-tahun Pemerintah hanya berkutat membahas soal pengurangan subsidi BBM (bahan bakar minyak) dalam APBN, seolah-olah rakyat yang boros," kata Dr. Dewi Aryani, M.Si

Read more...

Perlu Rekonsiliasi Pascapesta Demokrasi Lima Tahunan

Beda pilihan dalam Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden RI, 9 Juli 2014, adalah hal biasa. Ibarat menghadiri sebuah pesta, undangan bebas memilih makanan dan minuman yang tersedia. Ada di antara mereka, umpamanya, menyantap soto ayam, soto sapi, atau bahkan ada pula yang menikmati soto kambing. Meskipun di antara mereka beda selera, tidak ada yang mempersoalkannya. Mereka larut dalam kebahagiaan sahibulbait (tuan rumah)

Read more...

Page 1 of 56First   Previous   [1]  2  3  4  5  6  7  8  9  10  Next   Last   
News Categories
Politik (161)
Kunker (47)
News Archives