Gagasan Menteri BUMN, Dahlan Iskan, untuk membubarkan PT Pertamina Energy Trading Ltd. (Petral) yang kerap dituding sebagai sarang mafia impor minyak dianggap belum perlu oleh Anggota Komisi VII DPR RI, Dewi Aryani
Read more »
Anggota Komisi VII DPR Dewi Aryani menyatakan Pemerintah harus segera mengambil sikap tegas dan berani mengambil risiko dalam soal kedaulatan energi Indonesia. Energi harus mampu didudukkan sebagai leading sector berbagai kebijakan pemerintah ke depan di berbagai bidang
Dirut Pertamina, Karen Agustiawan, beberapa hari lalu menyatakan, demi menekan biaya tinggi, Pertamina mulai kuartal ketiga tahun ini tidak akan lagi membeli BBM impor melalui pedagang, tapi langsung ke produsen pemilik kilang minyak
Berbagai keributan soal berbagai kebijakan yang dikeluarkan pemerintah secara instan, makin menggambarkan betapa ricuh dan amburadulnya tata kelola sektor energi Indonesia. Dari soal Migas, Pertambangan, dan lain-lain makin menggiring negara ini ke arah kehancuran energi
Anggota Komisi VII (Bidang Energi, Sumber Daya Mineral, Riset & Teknologi, dan Lingkungan) DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Dewi Aryani, mengatakan bahwa pengelolaan sektor migas dan pertambangan makin kronis sehingga renegosiasi dan nasionalisasi dalam keadaan darurat (emergency)
—Dewi Aryani